Gempa Jepang 2011: 414 WNI di Miyagi Belum Diketahui Nasibnya

Gempa bumi kembali mengguncang Jepang, Jumat siang (11/03/2011). Gempa berkekuatan 8,8 pada Skala Richter (SR) ini juga memicu tsunami yang menghantam banyak kendaraan dan sejumlah bangunan di pesisir timur laut Jepang, yang dekat dengan episentrum.

Menurut kantor berita Associated Press, gempa mulai terasa pada pukul 14.46 waktu setempat. Sekitar 30 menit kemudian, terjadi gempa susulan berkekuatan 7,4 SR. Badan Survei Geologi AS menilai bahwa gempa pertama berkekuatan 8,8 SR.

Gempa menyebabkan gelombang setinggi 6 meter. Gedung-gedung perkantoran, permukiman serta persawahan terendam air termasuk disney land. Operasional shinkansen dihentikan. Lebih dari 4 juta gedung mati lampu di jepang akibat tsunami.Gempa Tsunami Jepang

Gempa juga mengancam negara-negara disekitar jepang antara lain : Guam, Filipina, Hawai termasuk Indonesia

Wilayah Miyagi merupakan wilayah yang paling parah terkena gempa dan tsunami. Sampai dengan berita ini diterbitkan, ada 414 WNI yang tercatat berada di Miyagi. Nasib 414 WNI tersebut hingga kini masih belum diketahui.

“Daerah yang paling parah terkena gempa Perfektur Iwate Miyagi. Di sana ada 414 WNI yang sedang berusaha dikontak,” kata juru bicara Kemlu Michael Tene saat dihubungi detikcom, Jumat (11/3/2011).

Michael mengaku komunikasi di Jepang memang sulit. Apalagi jarak Miyagi tersebut cukup jauh yakni 400 km dari Tokyo. Namun KBRI masih terus berusaha mengontak WNI yang ada di Miyagi.

“Sedang diusahakan terus walaupun jaringannya memang sulit. Cuma ada satu jaringan yang bisa. Makanya kedutaan juga bekerjasama dengan kelompok masyarakat dan organisasi pelajar di sana,” jelasnya.

Menurut Tene, beberapa WNI sudah ada yang bisa dihubungi. Namun komunikasi sebatas menanyakan kondisi dari WNI tersebut. Untuk proses evakuasi tergantung dari WNI tersebut.

“Saat ini yang paling utama mengecek kondisi mereka apakah baik-baik atau perlu bantuan. Tergantung kondisi mereka di sana,” ungkapnya.

Kepada warga RI yang mempunyai keluarga yang tinggal di Jepang dan ingin mengetahui kondisinya bisa menghubungi telepon di +81 903 1324 994 untuk KBRI Tokyo. Sedangkan di KJRI Osaka dengan nomor telepon +81 662 529 827.

sumber http://www.detiknews.com/read/2011/03/11/181526/1589889/10/414-wni-di-miyagi-belum-diketahui-nasibnya?nd992203605

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s